Pemohon SIKM Meningkat, Satgas Covid-19 Cianjur : Diperkirakan Mencapai Ratusan Orang Per Tanggal 8 Juni
Sejak dibuka dua pekan yang lalu, jumlah pemohon dapat dihitung jari, namun sejak satu pekan terakhir jumlahnya terus meningkat.

MONITORDAY. COM - Satgas Covid-19 Cianjur, Jawa Barat, mengalami peningkatan pemohonan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sejak satu minggu terakhir, adapun setiap harinya pengajuan SIKM meningkat hingga puluhan orang dengan tujuan Jakarta atau daerah lainnya.
Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan pembuatan surat izin perjalanan pertama kali dibuka pada (27/04/2020), namun pemohon setiap harinya hanya 5 orang paling banyak.
Bahkan, setelah lebaran jumlahnya meningkat hingga 20 sampai 30 orang setiap harinya karena pembatasan masuk ke sejumlah wilayah terutama Jakarta. Selain itu, Pemudik asal Cianjur yang hendak kembali ke Jakarta atau wilayah lainnya, harus mengantongi SIKM.
"Sejak dibuka dua pekan yang lalu, jumlah pemohon dapat dihitung jari, namun sejak satu pekan terakhir jumlahnya terus meningkat. Saya tidak tahu pasti jumlahnya, namun diperkirakan mencapai ratusan orang per tanggal 8 Juni," kata Yusman saat di hubungi wartawan, Senin (08/06/2020).
Saat ini, pembuatan SIKM untuk keperluan kembali merantau atau menjalani rawat jalan dari Cianjur ke Jakarta yang mendominasi.Namun, banyak pula yang mengurus SIKM untuk perjalanan ke sejumlah wilayah di Jabar, Jatim hingga Sumatera.
"Satgas hanya memberikan rekomendasi saja, terlepas diterima atau tidak di kota tujuan, itu dil uar tanggung jawab kami. Namun sejauh ini, tidak ada keluhan terkait SIKM yang sudah kita keluarkan untuk pemohon," jelasnya.
Sementara itu, beberapa orang warga yang sedang mengurus SIKM yang ditemui di Puskesmas Cianjur, mengatakan tidak terlalu kesulitan untuk mendapatkan SIKM, namun proses yang harus dijalani cukup lama salah satunya menunggu hasil tes cepat.
"Untuk pembuatan surat izin tidak susah namun menunggu hasil tes cepat yang lumayan lama sampai tiga jam. Saya berencana untuk pulang ke kampung halaman di Bangka Belitung, selama beberapa hari," ucap Haryanto warga Kelurahan Muka, Cianjur.