Alasan Harus Memperbanyak Sujud

Alasan Harus Memperbanyak Sujud
fatwatarjih.or.id (ilustrasi sujud)

MONITORDAY.COM - Diantara gerakan salat, ada satu gerakan yang istimewa, dimana saat itulah tidak ada jarak antara manusia dan Allah, yaitu gerakan sujud. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Posisi terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Maka, perbanyaklah doa saat itu,” (H.R. Muslim, Abu Dawud, An-Nasai). Sujud dalam kamus mushthalahat fiqhiyah, berarti meletakkan dahi di tanah dengan maksud merendahkan diri dan tunduk.

Kepala yang selalu dijunjung diatas, saat sujud kepala tersebut sejajar dengan kaki. Hanya orang-orang terpilih yang tidak gengsi meletakkan kepalanya di tanah. Karena sesungguhnya manusia berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Tidak ada yang dapat kita sombongkan dari sebuah kepala, apalagi isinya. Akal harus ditundukkan dengan sujud, sebagai tanda pengakuan bahwa hanya Allah yang Maha Besar nan Agung.

Salah satu indikasi yang membedakan antara hamba yang taat dan hamba yang durhaka adalah sujud. Orang yang tidak mau bersujud tak ubahnya seperti iblis yang menolak bersujud kepada Adam.

Iblis dengan kesombongannya, merasa bahwa dialah yang paling mulia, sebab dia tercipta dari api. Padahal, Allah-lah yang menciptakannya. Menolak bersujud kepada Adam, sama saja menolak taat kepada Allah. Sedangkan malaikat dengan ketaatannya, berserah diri tunduk atas perintah Allah untuk bersujud kepada Adam, meski dia tercipta dari cahaya dan lebih mulia dari Adam.

Selain sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah, sujud memiliki banyak keistimewaan lainnya yang disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits Rasulullah. Kita perlu mengetahuinya, agar sujud kita bukan sekadar gerakan, melainkan ada tujuan didalamnya.

Inilah beberapa alasan kenapa kita harus memperbanyak sujud:

1. Tidak hanya manusia, seluruh isi langit dan bumi patuh dan sujud kepada Allah SWT

Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari. (Q.S. Ar-Ra’d: 15)

Dalam Aisarut Tafasir, Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mengambil pelajaran dari ayat ini bahwa makhluk seluruhnya sujud kepada Allah baik ia dengan senang hati atau dengan terpaksa, karena seluruhnya tunduk dan patuh di bawah hukum Allah dan pengaturan-Nya. Alam semesta sujud kepada Allah dengan mengikuti pengaturan-Nya. Pun manusia harus sujud mengikuti segala perintah dan larangan-Nya.

2. Sujud adalah tanda orang yang berilmuا

Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud. (Q.S. Al-Isra: 107)

Jika kita mengaku sudah diberi ilmu, perbanyaklah sujud, sebagai bentuk syukur kepada Allah.

3. Sujud menaikkan derajat dan menghapuskan kesalahan

Diriwayatkan dari Ma’dan bin Abi Thalhah, menceritakan bahwa ia bertemu Tsauban salah satu pembantu Rasulullah SAW. “Beritakan kepadaku amalan apa yang bisa memasukkan aku ke dalam surga.” Tsauban pernah menanyakan hal ini kepada Rasulullah, begini jawaban Rasul: “Engkau harus sujud kepada Allah. Sesungguhnya, tidaklah engkau sujud satu kali kepada Allah, kecuali Allah mengangkat derajatmu karena sujud, dan dihapuskan darimu kesalahan.” (HR. Muslim)

4. Sujud menjadikan kita pendamping Rasulullah di surga

Rabiah bin Kaab r.a bercerita bahwa ia pernah bermalam bersama Rasulullah SAW, kemudian ia membawakan Rasululllah air wudhu dan keperluannya. Rasulullah berkata, “Mintalah.” Rabiah mengatakan, “Aku ingin mendampingi di surga.” Rasul bertanya lagi, “Adakah selain itu?” Rabiah menjawab, “Itu saja”. Kemudian Rasulullah bersabda: “Bantulah aku atas dirimu dengan memperbanyak sujud”. (HR Muslim)

5. Adzab neraka diharamkan bagi orang yang bersujud

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda: “Jika Allah memberi rahmat kepada ahli neraka maka Allah memerintahkan Malaikat untuk mengeluarkan mereka yang pernah menyembah Allah. Lalu Malaikat mengeluarkan mereka. Mereka dikenal dengan tanda bekas sujud pada wajahnya dan Allah mengharamkan neraka untuk memakan tanda bekas sujud, sehingga keluar dari neraka. Semua manusia dimakan oleh api neraka kecuali bekas sujud. (HR Bukhari dan Muslim)

Betapa indahnya sujud. Gerakannya sederhana, ringan, tidak perlu tenaga untuk melakukannya. Tapi banyak sekali keutamaan yang akan kita dapat. Kita hanya perlu tersungkur, menempelkan dahi, wajah, tangan serta lutut ke tanah, tidak sulit, bukan? Adakah alasan kita untuk tidak melakukannya?