Hendak Memancing Di Laut, Justru Nyawa Dirinya Menjulurkan Ke Pertengahan Arus

MONITORDAY.COM - Seorang nelayan dikabarkan hilang saat dirinya memancing ikan di perairan antara Pantai Wonua Ndoke dan Pantai Sumalu, Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.
"Ia melaporkan bahwa pada pukul 15.30 Wita telah terjadi kecelakaan kapal MOB dengan POB (person on board) satu orang saat mencari ikan di sekitar perairan antara Pantai Wonua Ndoke dan Pantai Sumalu, Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu, Buton Utara," ujar Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi, Selasa (18/5).
Ia menyampaikan perahu korban telah ditemukan oleh nelayan bernama Jahili namun korban tidak ada di dalam perahu tersebut yang ditemukan sekitar 300 meter dari daratan di Tanjung Goram.
Dijelaskannya, kronologi hiangnya korban yakni pada Senin 17 Mei 2021 sekitar pukul 03.00 Wita korban yang berasal dari Bonelipu Pantai Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, turun ke laut untuk memancing dengan menggunakan perahu.
Lalu pada sore hari sekitar pukul 15.30 Wita perahu yang digunakan korban ditemukan oleh Jahili yang masih kelurga korban yang mana dalam perahu tersebut sudah tidak ada korban, namun yang ada hanya ikan empat ekor, jerigen 5 liter dan gabus tanpa penutup.
"Saksi berusaha mencari korban namun tidak menemukannya sehingga saksi pulang dengan membawa perahu korban lalu menyampaikan kepada istri dan keluarga korban tentang apa yg terjadi sehingga istri dan keluarga korban datang melaporkan kejadian tersebut di Polres Buton utara untuk ditindaklanjuti," jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa pihak keluarga, nelayan setempat bersama unsur terkait telah melakukan pencarian, namun hingga informasi itu diterima dengan hasil nihil.
Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 21.30 Wita tim penyelamat Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan dengan menggunakan satu unit mobil pertolongan membawa satu unit perahu karet beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.
"Jarak Pantai Wonua Ndoke dengan Pos SAR Baubau sekitar 160 km menggunakan jalur darat. Cuaca saat operasi berawan, arah angin barat daya, kecepatan angin 2 - 20 knots," pungkasnya.