Tim SAR Bantul Berhasil Temukan Mayat yang Lama Hilang

Tim SAR Bantul Berhasil Temukan Mayat yang Lama Hilang
Tim Sar/net

MONITORDAY.COM - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan, Dam Bendo Wukirsari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah menemukan mayat bernama Ngadiman yang dilaporkan hanyut pada minggu (4/4) sore. 

"Kejadian tersebut Tim SAR Gabungan yang berada di Posko langsung menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan unsur TNI/Polri dan menghubungi Tim Inafis,langsung mengevakuasi jenazah ke pinggir sungai untuk diidentifikasi oleh Tim inafis", ujar  Kepala Kantor Badan Nasional SAR (Basarnas) Yogyakarta L Wahyu Efendi, Rabu (7/4/2021).

Setelah diidentifikasi Tim Inafis Polri dan keluarga korban, menyatakan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Ngadiman (57), warga Jurang Bodon Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan Bantul.

"Dari alat tidak muncul, tapi dari keluarga mengenali ciri fisik khusus korban. Jadi bisa dipastikan yang ditemukan adalah korban laka sungai Dam Mrican atas nama Ngadiman. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara," kata Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto.

Menurut dia, sebelum akhirnya menemukan korban, Tim SAR Gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian Ngadiman sejak dikabarkan tenggelam pada Minggu (4/4) sampai hari Selasa (6/4), dengan mengerahkan personel dan peralatan memadai.

"Segala upaya terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian. Tim melakukan pencarian dari hari ke satu sampai hari ke dua kemarin dengan teknik 'body rafting', kemudian dengan perahu karet dan dengan penyelaman di lokasi," katanya.

Ngadiman dikabarkan tenggelam di Dam Mrican saat mencari ikan bersama anaknya Gabriel Lindu Dwi Atmaja (14) pada Minggu (4/4) sekitar pukul 16.46 WIB, saat itu korban masuk ke sungai untuk mencari ikan dengan nyelam, namun setelah ditunggu korban tidak muncul ke permukaan.

"Dengan ditemukan korban satu orang hanyut di Dam Mrican ini, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Pipit.